Rabu, 06 Agustus 2008

Kesebelasan Sumatera Barat ditahan imbang 1-1 oleh Kesebelasan Kalimantan Barat


03/07/08

Pada Penampilan perdanya di Ajang Pekan Olahraga Nasional PON ke 17, di Stadion Segiri Samarinda kemarin (02/07/08), Kesebelasan Sumatera Barat ditahan imbang 1-1 oleh Kesebelasan Kalimantan Barat. Pada laga yang cukup berimbang itu, Sumatera Barat berhasil membobol Gawang Kalimantan Barat terlebih dahulu melalui tendangan Rudi, pada menit ke 39. Sedangkan Gol balasan Kalimantan Barat diciptakan Fajar pada menit ke 63. Wakil Manejer Tim Sepakbola Sumatera Barat Sudirman yang dihubungi RRI usai pertandingan tersebut mengatakan, pada penampilan perdana tersebut Kesebelasan Sumatera Barat masih terlihat kurang Percaya diri sehingga masih banyak serangan yang kurang akurat. Hal itu kata Sudirman boleh jadi karena awal dari penampilan di ajang ini dan pertama pula bertanding malam hari. Penampilan pertama tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk tampil lebih baik pada pertandingan ke dua Sumatera Barat tanggal 4 Juli nanti melawan Sulawesi Selatan.Sementara itu Pertandingan Grup B lainnya kemarin, Jawa Timur menang Telak 6 – 1 atas Sulawesi Selatan.

Pasangan IMAM kecewa pada para lurah di kota Padang


Padang::06/07/08

Pasangan Drs. Ibrahim, MM. dan Murlis Muhammad, SH. MH. yang menamakan diri mereka dengan nama pasangan IMAM, mengaku kecewa terhadap sikap para lurah di Kota Padang yang tidak bersedia menandatangani Surat Keterangan Tanda Penduduk SKPT yang merupakan Syarat dukungan masyarakat terhadap Pasangan dimaksud, untuk mendaftar sebagai Bakal Pasangan Calon Perseorangan pada Pilkada Kota Padang 2008. Kepada Wartawan, Pasangan IMAM yang diwakili Murlis Muhammad menjelaskan, model SKTP yang mereka gunakan telah dikonsultasikan dan mendapat persetujuan KPU Padang tanggal 7 Mei lalu. Kendati Syarat dukungan berbentuk SKTP tersebut telah ditandatangani RT, dan Walikota Padang-pun dalam suatu Wawancara di Salah satu Stasiun TV di Padang telah pula memerintahkan kepada seluruh Lurah untuk menandatangani SKTP dukungan Bakal Calon Perseorangan, namum kata Murlis Muhammad ternyata lurah tidak bersedia menandatangani. Dalam hubungan itu pasangan IMAM selanjutnya akan mengajukan Permohonan secara tertulis kepada Lurah se Kota Padang untuk menandatangani SKTP dimaksud. Menurut Murlis Muhammad, sejauh ini pasangan mereka telah mendapat dukungan lebih dari 40 ribu, dan yang telah di evaluasi berjumlah 35 ribu 578 dukungan. Sekitar 60 persen dari dukungan tersebut adalah dalam bentuk SKTP. Dari jumlah dukungan yang telah dievaluasi saja kata Murlis, telah terlampaui syarat dukungan untuk dapat mendaftar sebagai Bakal Pasangan Calon Perseorangan pada Pilkada Kota Padang 2008. Namun apabila Lurah di kota ini tidak bersedia juga mendandatangani SKTP dimaksud, kata Murlis, pasangan IMAM akan menempuh jalur hukum. Sebab dengan tidak ditandatanganinya oleh Lurah, SKTP yang merupakan syarat dukungan tersebut, dapat diangap menghalangi-Proses Pilkada. Sebelumnya Pasangan IMAM juga telah melaporkan Kendala yang mereka hadapi itu kepada Panwas Pilkada Kota Padang.

Selasa, 05 Agustus 2008

Sekolah Tinggi Multimedia “MMTC” mendapat Respon Positif berbagai pihak


Yogyakarta, Juli 2008.

Sekolah Tinggi Multi Media ”MMTC” Yogyakarta, kedepan diharapkan semakin menunjukkan kemampuannya dalam menghasilkan karya yang betul-betul memenuhi keinginan Stakeholder, khususnya memproduk Broadcaster, Teknisi bidang Penyiaran dan Multimedia, termasuk tenaga-tenaga Jurnalis dan kehumasan yang menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Harapan tersebut dikemukakan Ketua Sekolah Tinggi Multi Media ”MMTC” Yogyakarta Sunaryo Ketika memberi sambutan pada Pembukaan Seminar Sehari bertajuk ”Peranan ICT pada Pengembangan Program Media Elektronika” di Auditorium STMM ”MMTC” Yogyakarta pagi tadi (17/7).

Untuk mewujudkan keinginan itu kata Sunaryo, pihaknya mulai tahun ini mengembangkan Program Pendidikan dengan mengelar Diklat Cyber Public Relations yang saat ini sedang berlangsung dan Cyber Journalism yang telah berakhir beberapa waktu lalu.

Saat ini Siswa-siswi SMK Wanareja sedang menjalani pelatihan selama 10 hari di MMTC. Mereka belajar bagaimana mengemas acara Televisi, seperti memproduksi Paket Reportase dan Sonetron. Bagi SMK Wanareja, Pelatihan tersebut adalah yang kedua kalinya dilaksanakan di Sekolah Tinggi ini.

Khusus Diklat Cyber Public Relations yang berlangsung sejak tanggal 14 Juli lalu hingga tanggal 8 Agustus nanti, diikuti 24 Peserta dari Institusi Pemerintah di berbagai daerah di Indonesia, seperti dari BPII Jakarta, Bandung, Makasar,Yogyakarta dan Banjarmasin, Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, BID Kota Yogyakarta, LPP TVRI NAD dan Sulawesi Tenggara, Puslitbang Postel, serta LPP RRI Madiun, Jambi dan LPP RRI Padang.

Dengan Pengembangan Program serta sarana dan Prasarana yang dimiliki MMTC Yogyakarta, Perguruan Tinggi ini semakin mendapat respon Positif dari berbagai pihak. Salah satunya adalah STMM ”MMTC” dipercaya sebagai Pembina beberapa SMK.

Seminar Sehari yang diselenggarakan dalam rangka Menyambut 23 tahun berdirinya STMM ”MMTC” Yogyakarta, dibuka Menteri Komunikasi dan Informatika diwakili Staf Ahli Bidang Media Massa Hendri Subiakto. Dalam sambutannya Menkominfo menyatakan sangat bangga dengan kemajuan yang dicapai MMTC Yogyakarta, baik dalam program maupun peralatan serba digital yang telah dimiliki Sekolah Tinggi ini.

Pada Kesempatan Tersebut, Menkominfo sekaligus meresmikan beroperasinya TV Kampus ”MMTC” Channel yang dikelola oleh Mahasiswa.

Selain Seminar Sehari, dalam rangka menyambut Hut-nya yang ke 23, Panitia HUT MMTC Yogyakarta juga telah menggelar berbagai kegiatan seperti Bhakti Sosial Donor Darah dan Pertandingan Olahraga antar Mahasiswa dan Keluarga Besar Sekolah Tinggi dimaksud.

Sementara Puncak Kegiatan Memperingati Hari Ulang Tahun tersebut, akan berlangsung dalam suatu acara Syukuran tanggal 31 Juli mendatang di Kampus Sekolah Tinggi tersebut.

Senin, 04 Agustus 2008

Hari Pertama Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri SNMPTN Lokal 14 Padang


Padang, 02/07/08

Perguruan Tinggi Swasta tidak perlu khawatir dengan adanya Program Non Reguler di Perguruan Tinggi Negeri, karena jumlah mahasiswa yang ditampung Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang untuk Jalur Non Reguler tersebut sangat sedikit. Hal itu dikemukakan Rektor Universitas Negeri Padang Profesor Doktor Z. Mawardi Effendi, menjawab Pertanyaan Wartawan, di sela-sela Kunjungan Pemantauan Pelaksanaan Ujian Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri SNMPTN di Padang kemarin (02/07/08). Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi menjelaskan, jumlah siswa SMK dan Sekolah Menengah Atas yang lulus tahun ini mencapai 55 ribu orang, sedangkan yang dapat ditampung Unand dan UNP hanya sekitar sepuluh ribu orang.“Jadi masih banyak yang belum tertampung oleh Unand dan UNP , dan itu adalah bagiannya Perguruan Tinggi Swasta yang lebih besar” kata Z. Mawardi Effendi.Hal yang sama juga dikemukakan rektor Universitas Andalas Profesor Doktor Musliar Kasim. Menurut Musliar Kasim, peserta SNMPTN tahun ini tercatat 27 ribu 412 orang sementara Unand dan UNP hanya akan menampung melalui Jalur SNMPTN sebanyak 6 ribu saja.“Daya Tampung kedua Perguruan Tinggi itu, yang diambil melalui jalur ujian ini hanya 6000 saja, karena Unand sudah menerima melalui jalur PMDK sebanyak 800 lebih kemudian melalui mandiri nanti akan diterima sekitar seribu orang. Kalau ditotalkan dari alumni SMA yang bisa kita terima dari kedua Perguruan Tinggi itu maksimal hanya sepuluh ribu saja. Sedangkan yang tamat SMA ditambah dengan yang lulus tahun lalu, yang belum kuliah ditambah orang yang sudah tetapi kuliah di pilihan keduanya dan ingin iku seleksi lagi, jumlah mencapai sekitar 40 ribu orang, sedangkan yang dapat ditampung di Unand dan UNP hanya sepuluh ribu orang” tambah Musliar Kasim.Lebih lanjut Prof.Dr. Musliar Kasim menjelaskan, Perguruan Tinggi yang dipimpinnya tahun ini tidak menerima Mahasiswa Non Reguler lagi, tetapi menggantinya dengan regular Mandiri. Mahasiswa Reguler Mandiri kuliahnya bercampur dengan Mahasiswa Reguler. Artinya Dalam satu kelas itu, ada mahasiwa yang subsidi biaya kuliahnya dari Pemerintah lebih besar dan ada yang subsidinya sedikit, yakni Mahasiswa Reguler Mandiri. Pada Kunjungan Pemantauan Pelaksanaan Ujian SNMPTN oleh Rektor UNP Profesor Dr. Z. Mawardi Efendi, bersama Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Musliar Kasim, beserta unsur Pimpinan Kedua Perguruan Tinggi itu dan Panitia SNMPTN Lokal 14 ke beberapa Lokasi Ujian hari pertama kemarin, tidak ditemukan persoalan yang berarti, walaupun ada peserta ujian yang nyasar. Namun Peserta yang seharusnya ujian di Limau Manih itu, sesuai Prosedur, dapat melaksanakan Ujian Lokasi ia nyasar yakni di SMA 2. Ketentuan itu Menurut Rektor UNP Profesor Doktor Z Mawardi Efendi, berlaku khusus untuk hari pertama saja, sedangkan pada hari kedua, yang bersangkutan harus ujian pada lokasi yang telah ditentukan. Lokasi Ujian yang dipantau Pimpinan Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang serta Panitia SN MPTN 2008 kemarin antaralain, SMP Negeri 10, Universitas Putera Iandonesia, SMK Negeri 2 dan SMA Negeri 2. Tahun ini peserta yang mengikuti Ujian SNMPTN Lokal 14 Padang tercatat 27 ribu 412 orang, yang terdiri dari 10 ribu 783 IPS, 6 ribu 905 IPA, dan 9 ribu 724 IPC. Sementara Lokasi Ujian tersebar pada 20 sektor yang meliputi 96 lokasi di kota Padang.

Sunatan Massal di Marapalam


Padang. 06/07/08

75 anak dari Keluarga Kurang Mampu, hari ini mendapat layanan Khitanan secara Cuma-Cuma di Mesjid Darul Jamil Komplek Marapalam Indah –Kelurahan Kubu Marapalam - Kecamatan Padang Timur - Kota Padang. Kegiatan tersebut diselenggarakan LSM Patron bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Padang, Dinas Sosial, dan melibatkan 10 orang Dokter serta 40 Tenaga Medik lainnya dari Bagian Bedah Rumah Sakit M. Jamil Padang. Ketua LSM Patron Sumatera Barat Herman Lubis mengatakan, Sunatan Massal tersebut merupakan kegiatan Perdana dari LSM Patron Sumbar yang berdiri bulan April lalu. Untuk terselenggaranya kegiatan tersebut, pihaknya juga mendapat dukungan dari beberapa Donatur, seperti dari Ir. Mudrika, MM. Sementara itu, Ir. Mudrika, MM mengakui, pihaknya men-support kegiatan Sunatan Massal itu tidak semata untuk Sosialisasi karena dirinya bersama Drs Dahnil Aswat, MSi akan maju sebagai Bakal Pasangan Calon Perseorangan pada Pilkada Kota Padang 2008, namun lebih dari itu niatnya adalah untuk membantu warga yang membutuhkan. ” Bagaimanapun yang utama adalah bagaimana kita bisa membantu warga yang kurang mampu. Setidaknya dari segi finansial setiap keluarga yang anaknya dikhitan dalam kegiatan tersebut, dapat terbantu sekitar 75 ribu rupiah. Sehingga tentunya biaya tersebut dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan lainnya seperti kebutuhan sekolah anak” kata Mudrika. Pada kesempatan itu beberapa orang tua yang anaknya mendapat layanan khitanan missal tersebut, kepada RRI mengakui sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Apalagi dalam kondisi saat ini, memasuki tahun ajaran baru, yang membutuhkan biaya yang cukup banyak untuk berbagai keperluan sekolah anak.

kontingen dari 21 DPD Perpamsi di Indonesia Turut Ambil Bagian pada POR PERPAMSI di Padang


Padang, 24/05/08

Diselerenggarakannya Pekan Olahraga Perpamsi menjadi indikasi semakin sehatnya PDAM-PDAM yang ada di Indonesia baik dari segi Keuangan, manajemen maupun dari segi Organisasi secara keseluruhan. Demikian dikemukakan Walikota Padang Drs. H. Fauzi Bahar M.Si ketika mewakili Gubernur Sumatera Barat membuka Pekan Olahraga Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia POR PERPAMSI, di Lapangan Imam Bonjol Padang sore tadi. Menurut Fauzi Bahar, Perusahaan yang tidak sehat tidak akan mampu menyelenggarakan kegiatan seperti POR PERPAMSI. Fauzi Bahar juga menyatakan salut kepada Perpamsi, yang telah melahirkan inisiatif dan menyelenggarakan Pekan Olahraga tersendiri. Selain mempererat tali silaturrahmi antar sesama karyawan PDAM se-Indonesia, POR PERPAMSI juga akan menjadi wadah pembinaan Atlit , karena Olahraga hanya akan hidup apabila dipertandingkan atau diperlombakan. Dalam kaitan itu Fauzi Bahar juga mendukung adanya wacana membentuk Tim Liga Volly Ball dari Perpamsi. Khusus terhadap POR PERPAMSI Pertama yang diselenggarakan di kota Padang ini, Walikota Padang Fauzi Bahar menilai sangat mendukung dan memberi kontribusi yang cukup besar bagi kota Padang, khususnya dalam bidang Pariwisata. Karena selama beberapa hari sekitar seribu orang anggota kontingen dari 20 DPD Perpamsi di Indonesia serta Kontingen DPP Perpamsi akan berada di kota ini. Sementara itu, Ketua Umum DPP Perpamsi Ir.H.Achmad Marju Kodri mengemukakan, Arti penting POR PERPAMSI adalah sebagai momentum yang tepat untuk menggalang segenab potensi “ Tukang Ledeng” khususnya di bidang olahraga. Sebagaimana diketahui, hampir di seluruh PDAM bermukim atlit-atlit potensial, yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga tingkat nasional bahkan internasional. Untuk itu, kata Achmad Marju Kodri, kegiatan POR PERPAMSI harus dapat dimanfaatkan secara optimal dan maksimal. Upacara Pembukaan POR PERPAMSI yang diawali dengan Parade Kontingen dari 20 Perpamsi dan DPP Perpamsi di lapangan Imam Bonjol Padang berlangsung sangat meriah, karena juga disemarakkan dengan atraksi mematahkan Besi dan Beton oleh Para Pesilat Merpati Putih dari PAM Jaya DKI, serta Pencak Silat dan Tari Piriang oleh Group Satampang Baniah Padang. POR PERPAMSI yang berlangsung hingga tanggal 24 Mei nanti mempertandingkan cabang Bulutangkis, Tenis Meja, Tenis Lapangan, Bola Voly, dan Golf Eksekutif.

Pemko Padang Musnahkan 26.676 botol minuman keras


26.676 botol minuman keras berbagai merek, hasil razia Satpol PP Kota Padang dalam beberpa bulan terkahir pagi tadi dimusnahkan di Halaman Parkir Lapangan Imam Bonjol Padang (21/5/08). Pemusnahan miras tersebut dilakukan langsung oleh Walikota Padang Drs H Fauzi Bahar, dengan menggunakan alat berat, disaksikan segenab unsur Muspida dan ratusan warga kota. Kepada Wartawan, Fauzi Bahar mengatakan, sebagian dari Minuman keras yang dimusnahkan tersebut, sempat digugat oleh Pemiliknya ke Pengadilan Negeri dan dimenangkan oleh Pemiliknya. Namun Walikota dengan menggunakan uang pribadinya sekitar 36 juta rupiah membeli Minuman keras yang dimenangkan pemiliknya itu untuk dimusnahkan. “Kalau saya tidak musnahkan, mau ditarok dimana muka saya di depan anak buah saya. Barang yang sudah tertangkap saja bisa lepas apalagi mau di tangkap yang baru. Untuk itu harus saya musnahkan. dan jika datang lagi kita tangkap lagi” Tegas Fauzi. Hal itu ia lakukan kata Fauzi Bahar dalam upaya menekan peredaran Minuman keras di kota ini dan 26.676 botol minuman keras yang dimusnahkan itu tidak dikonsumsi oleh warga kota Padang.